Cobaan Kami dan Cobaan Palestina

Bagi kami cobaan itu

Perut lapar belum makan

Tak ada uang untuk pemborosan

Ditinggal kekasih hati sendirian

Rindu orangtua karena berjauhan

Ya Tuhan betapa berat kau beri cobaan

 

Bagi mereka cobaan itu

Tanpa makan perut mereka dikoyak

Jangankan uang, rumah mereka pun luluh lantak

Istri entah dimana, anak mereka dibunuh tentara yang tak berotak

Orangtua sudah jauh di surga tanpa tahu dimana mayatnya tergeletak

Ya Tuhan mereka tetap bertahan meski Kau beri cobaan

 

Suka kita adalah mendapat rizki

Telinga kita kenyang dengan alunan musik khas duniawi

Hidung kita mencium udara segar setiap hari

 

Suka mereka adalah masih diberi hidup satu hari lagi

Telinga mereka berdengung dengan suara roket tanpa henti

Hidung mereka mencium bau darah tanpa ngeri

 

Tangisku tak bisa bertemu orang tua hari ini

Tangis mereka tak akan bisa bertemu orang tuanya lagi

 

Penyesalan kita tak bisa meraih keberhasilan dunia

Penyesalan mereka tak bisa membunuh musuh Allah di dunia

 

Setiap hari langkah yang kita jejakkan di tanah begitu ringan rasanya

Setiap hari mereka harus meregang nyawa untuk menjaga tanah kelahirannya

 

Rindu kita luas pada kenikmatan dunia

Rindu mereka hanya ingin segera menjadi tamu agung Allah semata

 

Masihkan kalian mengeluh?

 

Herman Kurniawan

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s